Fungsi Logika Bersyarat


Fungsi  logika  atau  bersyarat memungkinkan  kita menguji  persyaratan  dalam  sel. Fungsi  bersyarat  ini  adalah  suatu  kondisi  atau =IF  yang  hasilnya  bergantung  pada  benar atau salahnya pengujian. Fungsi Logika memerlukan operator perbandingan yaitu :

  • =   (sama dengan)
  • <  (lebih kecil dari)
  • >  (lebih besar dari)
  • <=  (lebih kecil sama dengan)
  • >=  (lebih besar sama dengan)
  • <>  (tidak sama dengan)

Kondisi IF Satu Tingkat

Bentuk umum penulisan fungsi IF adalah seperti ini : =IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)

clip_image001 Logical test adalah : cell yang akan dijadikan dasar pengujian

clip_image001[1] Value if true : hasil yang diinginkan jika benar,

clip_image001[2] Value if false : hasil yang diinginkan jika pengujian bernilai salah.

Berikut adalah contoh penggunaan :

clip_image003

Dimana jika pada kolom hasil kita tuliskan rumus diatas (C3 hanya sampel cell, mungkin anda bisa berbeda), kita sedang membandingkan nilai pada sebuah cell C3, jika lebih kecil dan atau sama dengan 59 maka hasil akan GAGAL, jika lebih besar dan atau sama dengan 60 maka hasil akan BERHASIL.

Kondisi IF 2 Tingkat

Anda bisa mengembangkan lebih lanjut dengan menggunakan kondisi IF bertingkat seperti contoh dibawah ini.

clip_image005

Secara sederhana logika diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :

- Jika cell uji C3 (kolom nilai) bernilai lebih kecil dari 60 maka hasil akan “Gagal

- Jika ternyata cell uji bernilai dibawah 70 maka hasil akan “Cukup

- Dan selain itu akan hasil akan “Sempurna

Kondisi IF diatas adalah kondisi bertingkat 2 dapat dijelaskan sebagai berikut :

clip_image006

Penting :

  1. Perhatikan jumlah kurung penutup HARUS sama dengan jumlah kurung pembuka
  2. IF tingkat 2 di letakan pada kondisi value_if_false IF tingkat 1, dan IF tingkat 3 diletakan pada value_if_false IF tingkat ke 2, begitu seterusnya…
  3. Jika terdapat 3 buah kondisi hasil, maka digunakan IF tingkat 2, jika terdapat 4 buah kondisi hasil, maka digunakan IF tingkat 3, begitu seterusnya…

Saatnya Menguji

Setelah anda mempelajari kondisi IF dua tingkat kini saatnya anda  mencoba membuat simulasi seperti dibawah ini.

Kunci :

clip_image008Kunci :

  • Tabel ini merupakan IF tingkat 3
  • Untuk pembanding karakter harus dalam tanda petik dua (“…”) seperti =IF(A2=”A”;”Istimewa”;….
  • Sekali lagi perhatikan jumlah kurung buka dan kurung penutup pada kondisi IF yang anda buat..

Selamat mencoba dan semoga bisa membantu anda dalam pekerjaan.

, ,

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Beri Komentar Ya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 579 pengikut lainnya.