Fungsi logika atau bersyarat memungkinkan kita menguji persyaratan dalam sel. Fungsi bersyarat ini adalah suatu kondisi atau =IF yang hasilnya bergantung pada benar atau salahnya pengujian. Fungsi Logika memerlukan operator perbandingan yaitu :
- = (sama dengan)
- < (lebih kecil dari)
- > (lebih besar dari)
- <= (lebih kecil sama dengan)
- >= (lebih besar sama dengan)
- <> (tidak sama dengan)
Kondisi IF Satu Tingkat
Bentuk umum penulisan fungsi IF adalah seperti ini : =IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)
Logical test adalah : cell yang akan dijadikan dasar pengujian
Value if true : hasil yang diinginkan jika benar,
Value if false : hasil yang diinginkan jika pengujian bernilai salah.
Berikut adalah contoh penggunaan :
Dimana jika pada kolom hasil kita tuliskan rumus diatas (C3 hanya sampel cell, mungkin anda bisa berbeda), kita sedang membandingkan nilai pada sebuah cell C3, jika lebih kecil dan atau sama dengan 59 maka hasil akan GAGAL, jika lebih besar dan atau sama dengan 60 maka hasil akan BERHASIL.
Kondisi IF 2 Tingkat
Anda bisa mengembangkan lebih lanjut dengan menggunakan kondisi IF bertingkat seperti contoh dibawah ini.
Secara sederhana logika diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
- Jika cell uji C3 (kolom nilai) bernilai lebih kecil dari 60 maka hasil akan “Gagal”
- Jika ternyata cell uji bernilai dibawah 70 maka hasil akan “Cukup”
- Dan selain itu akan hasil akan “Sempurna”
Kondisi IF diatas adalah kondisi bertingkat 2 dapat dijelaskan sebagai berikut :
Penting :
- Perhatikan jumlah kurung penutup HARUS sama dengan jumlah kurung pembuka
- IF tingkat 2 di letakan pada kondisi value_if_false IF tingkat 1, dan IF tingkat 3 diletakan pada value_if_false IF tingkat ke 2, begitu seterusnya…
- Jika terdapat 3 buah kondisi hasil, maka digunakan IF tingkat 2, jika terdapat 4 buah kondisi hasil, maka digunakan IF tingkat 3, begitu seterusnya…
Saatnya Menguji
Setelah anda mempelajari kondisi IF dua tingkat kini saatnya anda mencoba membuat simulasi seperti dibawah ini.
Kunci :
- Tabel ini merupakan IF tingkat 3
- Untuk pembanding karakter harus dalam tanda petik dua (“…”) seperti =IF(A2=”A”;”Istimewa”;….
- Sekali lagi perhatikan jumlah kurung buka dan kurung penutup pada kondisi IF yang anda buat..
Selamat mencoba dan semoga bisa membantu anda dalam pekerjaan.
