Bangsa Yang Sakit

Lucu juga sih belakangan ini jika gw baca artikel-artikel berita di internet, terkadang suka sedih sendiri liat kondisi Indonesia, entah karena sudah stress tingkat tinggi atau memang sudah sampe pada tahap frustrasi? tidak cuma di kalangan elit politik yang sudah SINTING (duh..gw juga ikutan frustrasi neh…) kondisi masyarakat juga makin gak jelas…

ya gak tau juga…cuma kok gw melihat alur pikirannya kok jadi pada terbalik-balik ya?? atau memang ternyata gw yang pola pikirannya terbalik-balik?? allias gw sendiri ternyata yang sakit?? weleh..gak tau deh..yah..kalian deh yang menilai ini deh dari tulisan-tulisan gw…berikut beberapa kejadian (kalo ngikutin gaya bahasa Syahrini) yang “Sesuatu banget yah…” haha…

#1 Darsem Kau Gila Harta…

peristiwa-darsem-pulang-06Masih inget kasus TKI yang hampir dihukum mati di Arab Saudi, karena dituduh (atau memang demikian??) membunuh majikan yang (katanya) mencoba memperkosanya?? ya..itulah Darsem…

Ketika itu sebuah TV swasta menggagas penggalangan dana untuk membebaskan darsem (keluarga majikan menuntut uang damai milyaran rupiah jika darsem tidak mau dipancung), dengan heroiknya (atau konyolnya) masyarakat langsung mengumpulkan uang sumbangan untuk darsem. Pemerintah dihujat karena dianggap lambat untuk menolong Darsem dengan menebus uang yang diminta, sehingga dengan inisiatif mengumpulkan uang untuk darsem.

Logika :

Pemerintah benar dengan mencoba mengikuti proses hukum dan diplomasi di negara Arab Saudi, lah kenyataan bahwa darsem hendak dihukum pancung artinya dia benar-benar membunuh kan??!! ngapain bayar milyaran rupiah untuk menebus penjahat dan menjadikan Indonesia tertawaan internasional??

coba pikirkan ketika ada orang Australia terbukti menyelundupkan Heroin dan divonis hukuman mati, terus Australia menekan Indonesia agar membebaskan tersangka, bagaimana reaksi kita?? seandainya diberi kesempatan untuk bebas dengan membayarkan uang jaminan jutaan dollar ..apakah pemerintah dan orang-orang Australia mau membayarkan uang jaminan??

yang paling gila lagi adalah ketika darsem dibebaskan dan kembali ke Indonesia masih terdapat uang sisa hasil pengumpulan dana sebesar sekitar Rp. 1,2 M (yuppsss..benar saudara-saudara…milyaran rupiah) eh terus si darsem cuma memberikan sumbangan 20jt untuk membantu TKI lain yang mengalami kasus serupa di Arab sana..dan hanya memberikan beberapa ratus ribu untuk kegiatan sekitar, namun membeli rumah dan perhiasan yang sangat banyak (mungkin kaget punya uang segitu) banyak yang protes dan mengecam Darsem agar sadar jangan Takabur..

Hahaha..kalian kok memberi sumbangan gak tulus..yah kalo udah dikasih si darsem ya terserah si darsem donk mo dipake apa dan mau kasih berapa ke orang yang minta bantuan ??!! makanya lain kali berfikir yang jernih dulu dan logis kalo mo kasih sumbangan biar gak kejadian kaya gini deh..

#2 Makanya Perempuan Jangan Pake Rok Mini…

mini-skirtsKetika Foke (Gubenur DKI) mengungkapkan pernyataan yang kira-kira seperti judul diatas karena maraknya kasus pelecehan sexual dan pemerkosaan dengan disertai pembunuhan, banyak kaum feminis mengecam pernyataaan tersebut (walaupun sebelumnya Foke telah meralat dan meminta maaf atas penyataannya tersebut)

Beberapa isi spanduk mereka (kaum feminis) ketika berdemo kira-kira seperti ini : “jangan salahkan rok mini kami, salahkan mereka yang memperkosa”..”memakai Rok mini adalah Hak kami”..”rok mini bukan porno..dasar otak laki-lakinya aja yang porno”

Logika :

Sebenarnya pernyataan Foke sih gak salah juga dan pernyataan  para pendemo juga gak salah-salah amat (tapi juga agak ngawur juga).

Harus diakui laki-laki itu mudah tergoda oleh tampilan visual, setaat apapun orang itu dalam beragama, karakter dasar itu tetaplah melekat dalam diri laki-laki (mungkin juga sebagian kaum wanita). Kita bisa ambil contoh Daud, yang secara tidak sengaja melihat Betsyeba sedang (telanjang) membersihkan diri, alhasil dia bersetubuh dengan betsyeba dan dengan terencana merancang situasi agar suaminya terbunuh dalam medan perang.

Memang benar terkadang kalau emang otak laki-laki itu udah kotor, mo pake pakean tertutup juga, kalau udah nafsu ya nafsu aja, gak ada wanita dewasa sebagai pelampiasan bayi pun terkadang jadi korban..ckckc..bejat banget memang.. T.E.R.L.A.L.U. kalo kata bung Rhoma Irama. Laki-kali itu seperti Singa yang ada dikebun binatang, walaupun dia telah jinak namun tetaplah dia bintang buas yang harus diwaspadai…jangan coba masuk kandangnya ketika dia sedang lapar berat, dia tidak akan bisa membedakan antara daging dari hewan yang sudah mati atau daging manusia yang membawakan daging hewan untuk makanannya..bisa-bisa semua dimakannya juga. Namun ketika dia sedang kenyang di kasih daging pun dia gak akan bereaksi..

Nilai moralnya adalah, benar memakai rok mini adalah hak perempuan dalam dunia demokrasi, namun harap di inget juga, laki-laki itu adalah mahkluk lemah jika dihadapkan pada keseksian, jika yang taat agama aja bisa jatuh..apalagi orang yang gak taat agama…so girls…saran gw adalah kalau kamu pulang pake kendaraan sendiri, silahkan pake rok mini or baju mini sekalian…tapi kalau naik angkutan umum..hm…yah..inget ya, gek semua laki-laki di angkutan umum itu taat agama loh..hehe mungkin dia srigala berbulu domba…

#3 Gw Menyukai Filosofi Kompas TV…

kompas-tv-dalamBeberapa hari yang lalu gw training basic character dari kantor gw (duh kesannya gw ini karakternya jelek banget yah??) tapi gak apa-apa, dengan alasan “libur” kerja dan dapat makanan gratis…(tetep boooo makanan gratis itu nikmat banget..hahaha)

nah di situ sang trainer mengatakan bahwa bangsa kita ini banyak dijejali hal yang buruk-buruk setiap hari, tindak kekerasan baik fisik maupun verbal, Gosip dan perselingkuhan dan sebagainya deh. Bisa kita lihat mulai dari yang ditayangkan dalam Sinetron, berita politik, infotainmet. kesannya bangsa Indonesia itu kok jelek banget ya, seperti gak ada bagus-bagusnya di indonesia.

lalu kata sang trainer, tersebut, sang pemimpin baru group Kompas, mau membuat sesuatu yang positif bagi bangsa, kemudian lahirlah KompasTV, isinya sangat Indonesia banget..semua tentang kekayaan alam Indonesia, kekayaan budaya dengan tetap ada info-info faktual namun tetap berimbang.

Semoga bangsa Indonesia bisa menikmati siaran KompasTV disemua daerah, biar pikirannya gak “sakit” karena dijejali berita-berita negatif dari stasiun-stasiun tv yang ada sebelumnya, dan mempunyai alternative dalam mendapatkan informasi positif sehinggap kita bisa merasa bangga menjadi Bangsa Indonesia..

hm..udah ah udah malem neh..9 Sep 2011, pukul 22:42 dalam kamar kosan yang sempit sambil mendengarkan lagu “Surga itu Nyata..” hehe nite all.

, , , , , ,

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Beri Komentar Ya..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.