Yah Lagi mau berbagi sesuatu, bagi sebagian orang, mungkin ini bukan sesuatu yang baru, alias informasi lama…tapi ya siapa tau aja, masih belum ada yang tau kemudahan penggunaan vCenter dalam VMware dalam hal perpindahan/migrasi data antar host.

Informasi, cukup sederhana, sangkin sederhanannya, saya sempat heran, kenapa beberapa vendor kerap kali pelit ilmu untuk menjelaskan hal ini ke client, seringkali hal mudah ini di kesankan agak ribet (dengan harapan client membeli jasa dari vendor) atau mungkin takut dirasa nanti ilmu ini jadi gak ekslusif lagi…well i dunno…

Note : Tulisan ini hanya bisa digunakan pada licensed VMWare, bukan VMWare Free Version.

Traditional System Vs Virtualize system

Terminologi:

Host : Komputer Fisik (Desktop Class atau Server Class atau bahkan Laptop Class) yang digunakan sebagai tempat berjalannya Virtual Machine

Virtual Machine : Sebuah Sistem Yang berjalan diatas host, bisa berupa Windows based atau Linux Base, atau sistem berbasis lainya

Resource : Ketersediaan sumber daya pada Host berupa jumlah core dan socket processor, Besar Memory, Kapasitas Storage, Networking, dsb

Salah satu keunggulan vmWare adalah fitur VMotion, yang merupakan sebuah fitur dimana Virtual Machine (VM) dapat berpindah dari suatu Host ke Host lainnya secara otomatis,

Exchange vMotion

Failover

misal : jika sebuah VCenter mengatur 3 buah Host A, Host B, Host C, lalu tiba-tiba Host A mengalami gangguan, maka secara otomatis semua VM dalam host A dapat berpindah ke Host B atau C secara otomatis, sehinga sistem dalam perusahaan dapat terus berjalan sementara Host A dalam proses maintenance. Hal inilah yang disebut Failover system.

Hanya saja dalam agar proses diatas berjalan lancar, sangat disarankan agar digunakan server yang identik secara Spesifikasi antara Host A, B dan C, hal ini agar setiap server yang online dapat menanggung beban penggunaan resource system kala terjadi failover seperti kasus diatas.

Nah Tentu saja menyediakan server “High Quality” costnya juga besar, haha, seringkali masalahnya pada Divisi IT perusahaan, seringkali “di-zolimi” dengan jargon efisiensi budget, alhasil, sometimes we don’t get what we need…

Ya, pada contoh ini, saya menggunakan Hybrid server, alias spedifikasinya tidak sama, mulai dari kelas server sesungguhnya hingga Komputer Desktop yang saya jadikan “Server” hehehehe.

OK, panduan ini saya buat dalam bentuk Capture gambar, semoga bisa di ikuti ya.

1

Step 1

2

step 2

3

Step 3

4

Step 4

5

Step 5

6

Step 6

7

Step 7

8

Step 8

Step 9 : VM sudah menggunakan resource Host yang baru

Done…

Iklan