Tag

, , , ,


Puas rasanya ketika kita bisa menyelesaikan masalah.. ya semoga pengalaman ini bisa membantu menyelesaikan masalah yang sama yang dialami kalian semua.Di Kantor, saat ini menggunakan Symantec Backup Exec 2014 (SBE) untuk Disaster-Recovery Planning. Jadi sistem penting yang berjalan di kantor (saat ini berjalan dalam lingkungan virtual, menggunakan VMWare (ESXi),di backup dengan menggunakan software symantec backup ini.

Jadi misalkan ada masalah pada Email Server, dimana sistem sudah tidak bisa diselamatkan lagi, maka kita bisa melakukan restore backup system secara cepat sehingga sistem bisa online lagi dengan waktu yang relative singkat, dengan kehilangan data yang minimal atau tidak ada sama sekali. Sebenarnya banyak solusi serupa yang ditawarkan oleh software lain, baik yang berbayar, seperti Acronis backup, IBM Tivoli, dsb, maupun yang oleh software gratisan, seperti Norton Ghost, RedoBackup, dsb.

Kekurangan pada software free adalah tidak bisa dilakukan scheduling backup dan biasanya harus dilakukan secara offline (sistem yang akan dibackup harus dalam kondisi shutdown).

salah satu kelebihan pada software berbayar adalah bisa me-restore sistem pada hardware yang berbeda spesifikasi dan tentu saja dapat melakukan backup secara Online (dapat membackup system yang sedang aktif)

OK..cukuplah penjelasan latar belakangnya, jadi apa masalah sebenarnya?

Beberapa waktu lalu, beberapa sistem kritikal yang berjalan dalam Virtual Machine (VM) Ver 5.1 dibackup menggunakan produk SBE 2014, Seperti biasa, sudah menjadi prosedur standard bahwa kita harus memastikan backup adalah valid, alias, jika memang terjadi bencana, backup dapat digunakan dan siap beroperasi.

Jadi, backup saya test restore ke VM Host lain….. (tunggu hingga proses selesai)….lalu coba dinyalakan….Taaaaddddaaaaa…sistem dapat beroperasi dengan normal and ready to go..

Permasalahan muncul ketika beberapa waktu lalu saya mengg-upgrade ke ESXi 5.5, baru disadari kemudian, ternyata backup TIDAK DAPAT digunakan.

Masalahnya adalah, server hasil restore tidak dapat di Power-On, selalu muncul error “Failed to Lock The File” (VMHost yang digunakan untuk proses restore menggunakan ESXi 5.1)Failed To Lock The File

Setelah puluhan jam mumet dan merasa “ngeri-ngeri sedap” takut ada apa-apa dengan production system dan backup tidak bisa digunakan untuk recovery, ternyata setelah ditelusuri penyebabnya adalah ESXi 5.5. Karena sebelumnya gw menggunakan ESXi 5.1 (Maximum Hardware Version (HV) Compatibility hingga version 9) di upgrade ke ESXi 5.5 (Hardware  compatibility version 10)

Virtual Machine Compatibility

Virtual Machine Compatibility

Jadi dapat disimpulkan ada masalah kompatibilitas, lalu bagaimana solusinya ? well ada dua cara yang gw temukan sendiri terkait masalah ini.

  1. Setelah selesai proses restore, restart VMHost, maka VM hasil backup akan dapat di power-on dengan sukses. Dugaaan gw adalah, ketika sistem di backup secara online, SBE meng-capture VMVersion yang sedang berjalan (ESXi 5.5) yaitu HV 10 dan ketika dicoba dinyalakan di ESXi 5.1 (HV 9), sistem gagal power-on, karena sistem mencoba berjalan di HV 10. Nah setelah proses restart Hostnya, sepertinya ESXi memberikan “pengumuman” kepada semua VM untuk berjalan dalam HV 9, sehingga sistem hasil restore bisa di power on lagi.
  2. Upgrade VM Compatibility, sehingga ESXi 5.1 dapat menjalankan VM version 10

VM Compatibility Upgrade

ini adalah cara yang paling efektif, sehingga setelah proses restore, sistem dapat langsung dinyalakan tanpa perlu merestart VM Host-nya. Namun penting untuk di ingat, bahwa ini tidak bisa di downgrade alias permanen, sehingga VM ini tidak bisa dijalankan di ESXi Ver 5.1 dan versi sebelumnya.

Percaya atau tidak, Oom google tidak benar-benar memberikan jawaban langsung, yang mengarah ke permasalahan ini, bahkan situs Symantec sendiri (dengan error yang sama) memberikan solusi yang pastinya tidak berhasil untuk kasus gw ini (mereka menyimpulkan kemungkinan masalahnya adalah pada VM Tool nya), jadi ini mungkin satu-satunya panduan yang sangat berguna buat kalian, jika mengalami kejadian serupa.

Iklan